Eka Kurniawan
Kutipan Eka Kurniawan - Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas
Di sini hanya berisi kutipan. Secuil dari seluruh isi buku. Jangan mudah silau oleh kutipan. Selami bukunya dan pahami sendiri makna tiap kalimatnya. Semoga kutipan dalam buku ini bisa memotivasi pembaca untuk membaca sendiri isi buku yang disajikan di sini.
Selamat membaca.
☺️☺️☺️
Judul : Seperti dendam, Rindu harus dibayar tuntas.
Penulis : Eka Kurniawan
Penerbit : Gramrdia Pustaka Utama
Halaman (isi) : 243
ISBN : 967-602-03-0393-2
Jalan sunyi yang ditempuh oleh Ajo Kawir membuatnya serupa sufi yang menolak berahi. Berbeda dengan sufi, ia menempuh jalan sunyi itu karena kondisi dirinya yang mengharuskan.
Ajo Kawir menempuh panjang setelah bertengkar hebat dengan istri yang ia cintai. Satu penghianatan diterima olehnya. Ia tak bisa menerima, ia tak ingin melihat istrinya. ia ingin menjelajah jauh.
Bersama Mono Ompong, Ajo Kawir melalui banyak hal. Hingga akhir kebersamaan mereka berdua, Mono Ompong harus dirawat agak lama di rumah sakit akibat pertarungannya melawan Si Kumbang di arena perkelahian.
Sisi psikisnya tiap tokoh disajikan oleh penulis secara detail. Sehingga dapat membuat saya merasakan ngeri sendiri, merasakan betapa sakitnya berada di posisi tokoh-tokoh dalam buku ini.
Posting Komentar
0 Komentar